Cara Menulis Angka, Tanggal, dan Satuan dalam Terjemahan

angka dalam terjemahan dokumen

Pernah melihat angka 1.500 dalam dokumen lalu bingung apakah angka tersebut berarti seribu lima ratus atau 1,5? Format tanggal seperti 03/04/2026 juga dapat menimbulkan tafsir berbeda. Karena itu, penulisan angka dalam terjemahan dokumen membutuhkan ketelitian agar pembaca tidak salah memahami informasi.

Saat menerjemahkan dokumen, penerjemah tidak hanya mengganti kata dari bahasa sumber ke bahasa tujuan. Angka, tanggal, mata uang, persentase, dan satuan juga perlu mengikuti konteks bahasa tujuan. Lalu, bagaimana cara menulis angka dalam terjemahan dokumen agar tetap akurat dan konsisten?

Mengapa Penulisan Angka dalam Terjemahan Dokumen Penting?

Angka muncul dalam berbagai jenis dokumen, mulai dari dokumen pribadi hingga dokumen perusahaan. Setiap angka membawa informasi tertentu sehingga penerjemah perlu menjaga nilainya saat menerjemahkan dokumen. Dalam dokumen hukum, misalnya, angka dapat menunjukkan nomor perkara, tanggal, nilai kontrak, atau jumlah tertentu. Dokumen teknik juga menggunakan angka untuk menjelaskan ukuran, kapasitas, tekanan, suhu, dan spesifikasi produk. Kesalahan angka dalam terjemahan dokumen dapat mengubah informasi secara signifikan. Karena itu, penerjemah perlu memeriksa beberapa elemen berikut:

  • Angka nominal dan jumlah
  • Tanggal
  • Angka desimal
  • Persentase
  • Nomor dokumen
  • Nomor identitas
  • Mata uang
  • Satuan ukuran
  • Tahun
  • Nomor halaman atau pasal

Penerjemah perlu mempertahankan nilai angka sekaligus mengikuti kebiasaan penulisan pada bahasa tujuan.

Apakah Angka Harus Diubah Saat Diterjemahkan?

Tidak semua angka membutuhkan perubahan format. Penerjemah perlu melihat fungsi angka dan aturan penulisan dalam bahasa tujuan sebelum mengubah formatnya. Misalnya, format 1.250,50 lazim digunakan dalam konteks Indonesia untuk menunjukkan seribu dua ratus lima puluh koma lima puluh. Dalam banyak dokumen berbahasa Inggris, penulis menggunakan 1,250.50 untuk nilai yang sama.

Nilainya tetap sama, tetapi tanda pemisahnya berubah. BIPM menjelaskan bahwa bahasa dan konteks dapat menentukan penggunaan koma atau titik sebagai tanda desimal. Standar tersebut juga membahas pengelompokan digit agar pembaca lebih mudah mengenali angka. Jadi, penerjemah tidak harus menyalin bentuk angka secara visual. Penerjemah perlu memastikan pembaca bahasa tujuan memahami nilai dan maksud angka yang sama.

Baca Juga:  Penerjemah Resmi

Cara Menulis Angka dalam Terjemahan Dokumen

Setelah memahami prinsip dasarnya, mari melihat penggunaan angka dalam beberapa situasi. Setiap jenis dokumen dapat memiliki kebutuhan yang berbeda.

1. Pertahankan Nilai Angka

Penerjemah harus menjaga nilai angka sesuai dokumen asli. Jangan mengubah atau membulatkan angka tanpa instruksi yang jelas.

Contohnya:

Dokumen asli:
Jumlah saham: 25.000 lembar

Terjemahan:
Number of shares: 25,000 shares

Penerjemah mengubah tanda pemisah ribuan, tetapi tetap mempertahankan jumlah 25.000.

Prinsip ini sangat penting saat menerjemahkan dokumen bisnis, laporan keuangan, perjanjian, dan dokumen hukum. Perubahan satu digit saja dapat menghasilkan informasi yang berbeda.

2. Perhatikan Pemisah Ribuan dan Desimal

Pemisah ribuan dan desimal sering menimbulkan kesalahan dalam angka dalam terjemahan dokumen. Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, misalnya, menggunakan kebiasaan yang berbeda.

Format Makna dalam konteks Indonesia/Inggris
1.500 Seribu lima ratus dalam konvensi Indonesia
1,500 Seribu lima ratus dalam banyak konteks Inggris
1,5 Satu koma lima dalam konvensi Indonesia
1.5 Satu koma lima dalam banyak konteks Inggris
1.500,75 Seribu lima ratus koma tujuh puluh lima
1,500.75 Seribu lima ratus koma tujuh puluh lima

Karena itu, penerjemah perlu melihat bahasa tujuan sebelum mengganti titik atau koma.

3. Jangan Mengubah Nomor Identitas

Nomor KTP, KK, paspor, akta, sertifikat, dan dokumen lainnya memiliki fungsi sebagai identitas. Penerjemah tidak perlu mengubah nomor tersebut mengikuti format angka bahasa tujuan.

Misalnya: 317XXXXXXXXXXXXX

Penerjemah cukup mempertahankan nomor tersebut sesuai dokumen asli. Penerjemah juga perlu mengecek kembali setiap digit untuk mencegah kesalahan penyalinan. Solusi Penerjemah menyediakan layanan penerjemahan dokumen pribadi, seperti KTP, KK, paspor, ijazah, akta kelahiran, akta kematian, buku nikah, dan dokumen akademis.

Cara Menulis Tanggal dalam Terjemahan

Tanggal juga memerlukan perhatian khusus karena setiap negara dapat menggunakan urutan tanggal yang berbeda. Kesalahan membaca urutan angka dapat mengubah tanggal sebenarnya.

Contohnya:

03/04/2026

Pembaca dapat menafsirkan tanggal tersebut sebagai:

  • 3 April 2026
  • 4 Maret 2026

Karena itu, penerjemah perlu memilih format yang jelas berdasarkan bahasa dan kebutuhan pihak penerima.

ISO 8601 menyediakan format standar untuk tanggal dan waktu. Salah satu format yang digunakan adalah YYYY-MM-DD, seperti 2026-04-03. Namun, penerjemah tetap perlu melihat pedoman dari instansi atau negara tujuan. Dokumen resmi dapat memiliki ketentuan format tersendiri.

Contoh Penulisan Tanggal Indonesia ke Inggris

Misalnya dokumen asli mencantumkan:

Jakarta, 25 September 2026

Penerjemah dapat menggunakan:

Jakarta, September 25, 2026

atau:

Jakarta, 25 September 2026

Kedua format tersebut dapat muncul dalam bahasa Inggris. Yang terpenting, penerjemah harus menjaga konsistensi format dari awal sampai akhir dokumen. Untuk dokumen hukum, imigrasi, akademis, atau administrasi internasional, penerjemah sebaiknya mengikuti format yang diminta pihak penerima.

Baca Juga:  Cara Memilih Penerjemah Tersumpah yang Sesuai Kebutuhan

Bagaimana Menulis Angka Desimal dan Persentase?

Angka desimal dan persentase membutuhkan pemeriksaan ekstra karena satu tanda dapat mengubah nilai. Penerjemah perlu membedakan tanda desimal dengan pemisah ribuan.

Misalnya:

12,5% dalam format Indonesia dapat menjadi 12.5% dalam bahasa Inggris.

Nilainya tetap sama. Penerjemah hanya menyesuaikan tanda desimal.

Sebaliknya, penerjemah tidak boleh menganggap 12,500% sama dengan 12,5%. Kedua angka tersebut memiliki nilai berbeda.

Saat menerjemahkan angka desimal, periksa:

  • Tanda desimal
  • Pemisah ribuan
  • Jumlah digit setelah desimal
  • Simbol persentase
  • Satuan yang mengikuti angka

Dokumen teknik membutuhkan perhatian lebih karena angka sering menunjukkan spesifikasi produk. Jasa penerjemah dokumen teknik dapat membantu menjaga konsistensi angka, istilah, dan satuan.

Penulisan Mata Uang dalam Terjemahan Dokumen

Mata uang juga memiliki aturan tersendiri. Penerjemah perlu membedakan antara menerjemahkan nama atau simbol mata uang dengan mengonversi nilainya.

Contohnya:

Rp 50.000.000

dapat menjadi:

IDR 50,000,000

Penerjemah hanya mengubah format penulisan. Nilai rupiahnya tetap sama. Jika dokumen asli menggunakan rupiah, penerjemah tidak boleh mengubahnya menjadi dolar Amerika hanya karena bahasa tujuan menggunakan bahasa Inggris. Konversi mata uang membutuhkan nilai tukar dan tanggal acuan yang jelas. Karena itu, penerjemah perlu mempertahankan mata uang asli dalam dokumen bisnis, perjanjian, laporan keuangan, dan dokumen pajak jika pihak penerima tidak meminta konversi.

Bagaimana Menulis Satuan dalam Terjemahan?

Dokumen teknis, manual book, laporan, dan spesifikasi produk sering memuat angka bersama satuan. Penerjemah perlu menjaga hubungan antara angka dan satuannya.

Contohnya:

  • 10 kg
  • 25 m
  • 50 cm
  • 100 kW
  • 220 V
  • 25 °C
  • 5 L

BIPM menjelaskan aturan penggunaan satuan dalam Sistem Internasional atau SI. Contohnya, metre menggunakan simbol m, kilogram menggunakan kg, dan second menggunakan s. Penerjemah juga perlu mempertahankan simbol satuan sesuai konteks. Jangan mengubah satuan hanya karena bahasa tujuan menggunakan istilah yang berbeda.

Kapan Satuan Perlu Dikonversi?

Penerjemah tidak selalu perlu mengonversi satuan. Konversi bergantung pada kebutuhan pihak penerima.

Misalnya, dokumen asli mencantumkan:

10 km

Penerjemah tidak perlu otomatis mengubahnya menjadi mil.

Jika pihak penerima membutuhkan satuan imperial, penerjemah dapat menampilkan:

10 km (6.21 miles)

Namun, penerjemah sebaiknya menambahkan konversi hanya ketika dokumen atau pihak penerima memang membutuhkannya.

Contoh Angka dalam Berbagai Jenis Terjemahan Dokumen

Setiap jenis dokumen menggunakan angka untuk tujuan yang berbeda. Karena itu, penerjemah perlu menyesuaikan pemeriksaannya dengan karakter dokumen.

Jenis dokumen Angka yang perlu diperiksa
Dokumen hukum Nomor perkara, tanggal, nilai perjanjian
Dokumen bisnis Harga, jumlah unit, persentase, tanggal
Laporan keuangan Nominal, desimal, mata uang, persentase
Dokumen teknik Dimensi, kapasitas, tekanan, suhu
Manual book Ukuran, voltase, daya, waktu
Dokumen pribadi Nomor identitas, tanggal lahir, nomor dokumen
Dokumen akademis Tahun, nilai, nomor sertifikat
Dokumen pertambangan Volume, berat, kapasitas, spesifikasi
Baca Juga:  Translate Bahasa Indo Ke Bahasa Inggris

Solusi Penerjemah menyediakan jasa penerjemah dokumen perusahaan untuk berbagai kebutuhan, termasuk dokumen teknik, dokumen bisnis, surat kuasa, perjanjian, company profile, dokumen pajak, dokumen pertambangan, SIUP, NIB, TDP, NPWP, dokumen hukum, MOU, manual book, dan laporan keuangan.

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Menerjemahkan Angka

Penerjemah dapat mengurangi risiko kesalahan dengan memeriksa angka secara khusus sebelum menyelesaikan dokumen. Langkah ini penting terutama ketika dokumen memuat banyak nominal dan nomor panjang.

Hindari beberapa kesalahan berikut:

  • Mengubah nilai angka tanpa instruksi
  • Salah membaca koma dan titik
  • Mengubah nomor identitas
  • Mengonversi mata uang tanpa permintaan
  • Mengubah satuan tanpa kebutuhan
  • Menggunakan format tanggal yang ambigu
  • Mencampur format angka dalam satu dokumen
  • Salah menyalin angka panjang
  • Menghilangkan angka nol pada nomor tertentu
  • Mengubah angka hanya karena mengikuti kebiasaan bahasa tujuan

Setelah menerjemahkan dokumen, bandingkan kembali seluruh angka dengan dokumen sumber. Cara ini membantu menemukan kesalahan yang mungkin terlewat saat proses penerjemahan.

Tips Memastikan Angka dalam Terjemahan Dokumen Tetap Akurat

Pemeriksaan akhir dapat membantu menjaga konsistensi angka dalam dokumen. Buat daftar pemeriksaan sederhana agar penerjemah tidak melewatkan bagian penting.

Berikut langkah yang dapat dilakukan:

  1. Tandai seluruh angka pada dokumen asli.
  2. Cocokkan setiap angka dengan hasil terjemahan.
  3. Periksa tanda desimal dan pemisah ribuan.
  4. Cocokkan seluruh tanggal.
  5. Periksa nominal dan mata uang.
  6. Cocokkan nomor identitas dan nomor dokumen.
  7. Periksa satuan dan simbolnya.
  8. Pastikan format angka tetap konsisten.

Untuk dokumen hukum, pendidikan, bisnis, imigrasi, atau administrasi internasional, penerjemah juga perlu melihat persyaratan pihak penerima sebelum memilih format akhir.

Gunakan Jasa Penerjemah untuk Menjaga Akurasi Dokumen

Penulisan angka dalam terjemahan dokumen membutuhkan ketelitian karena angka membawa informasi penting seperti identitas, tanggal, nominal, spesifikasi, dan jumlah. Penerjemah dapat menyesuaikan format angka dengan bahasa tujuan, tetapi harus tetap menjaga nilai dan makna dari dokumen asli.

Jika Anda membutuhkan jasa penerjemah dokumen pribadi maupun perusahaan, Solusi Penerjemah menyediakan berbagai layanan sesuai kebutuhan. Layanannya mencakup penerjemah dokumen teknik, dokumen bisnis, dokumen hukum, laporan keuangan, manual book, dokumen pribadi, serta penerjemah berbagai bahasa asing seperti Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, Jerman, Prancis, Arab, dan bahasa lainnya.

Solusi Penerjemah juga menyediakan jasa legalisasi dokumen, termasuk jasa Apostille Kemenkumham, jasa legalisasi notaris, jasa legalisasi foto, dan biro jasa legalisasi dokumen. Jika Anda sudah mengetahui jenis dokumen dan bahasa yang dibutuhkan, Solusi Penerjemah dapat membantu kebutuhan penerjemahan dokumen dan legalisasi untuk berbagai keperluan.WhatsApp kami +628999045858

FAQ

Apakah angka perlu diubah dalam terjemahan dokumen?

Nilai angka harus tetap sama, tetapi formatnya dapat mengikuti kebiasaan bahasa tujuan.

Apakah titik dan koma pada angka harus diubah?

Penerjemah dapat mengubahnya jika bahasa tujuan menggunakan konvensi berbeda.

Bagaimana menulis tanggal dalam terjemahan?

Pilih format tanggal yang jelas dan sesuai dengan bahasa serta persyaratan pihak penerima.

Apakah mata uang harus dikonversi?

Tidak. Penerjemah hanya perlu mengonversi mata uang jika pihak penerima memintanya.

Apakah satuan harus dikonversi?

Tidak selalu. Konversi satuan bergantung pada kebutuhan dokumen.

Apakah nomor KTP boleh diubah?

Tidak. Penerjemah harus mempertahankan nomor identitas sesuai dokumen asli.

Apakah jasa penerjemah bisa menerjemahkan dokumen dengan banyak angka?

Bisa. Jasa penerjemah dokumen dapat membantu menerjemahkan sekaligus memeriksa angka, tanggal, satuan, dan istilah dalam dokumen.

Rate this post