Apakah Surat Keterangan Belum Menikah untuk luar negeri harus diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah? Jawabannya tergantung pada persyaratan negara dan lembaga yang menerima dokumen. Dalam banyak kasus, terjemahan resmi memang diperlukan jika SKBM masih berbahasa Indonesia. Namun, Anda tetap perlu memastikan bahasa, jenis penerjemah, serta apakah dokumen juga membutuhkan Apostille sebelum mulai memprosesnya.
Table of Contents
ToggleApa Itu Surat Keterangan Belum Menikah?
Surat Keterangan Belum Menikah merupakan dokumen yang menerangkan status perkawinan seseorang. Dokumen ini dapat dibutuhkan untuk berbagai keperluan, tetapi dalam konteks internasional salah satu penggunaan yang cukup umum adalah sebagai dokumen persiapan menikah di luar negeri. Istilahnya dapat berbeda-beda tergantung lembaga atau negara tujuan. Anda mungkin menemukan istilah seperti:
- Certificate of Single Status
- Certificate of Unmarried Status
- Single Status Certificate
- Certificate of No Marriage
- Certificate of No Impediment
Namun, istilah-istilah tersebut tidak selalu mempunyai arti hukum yang benar-benar sama. Karena itu, jangan hanya menerjemahkan judul “Surat Keterangan Belum Menikah” menjadi salah satu istilah di atas berdasarkan hasil pencarian internet. Hal yang lebih penting adalah melihat isi surat, siapa yang menerbitkannya, dan dokumen seperti apa yang sebenarnya diminta oleh otoritas negara tujuan.
Kapan Surat Keterangan Belum Menikah Dibutuhkan?
SKBM dapat diminta ketika seorang WNI akan melangsungkan pernikahan di luar Indonesia. Misalnya ketika menikah dengan WNA atau melaksanakan pernikahan di negara tempat pasangan tinggal. Pihak yang meminta dokumen dapat berupa:
- Kantor catatan sipil
- Pemerintah daerah setempat
- Pengadilan
- Kantor urusan perkawinan
- Kedutaan
- Kantor imigrasi
- Institusi keagamaan tertentu
Persyaratannya tidak selalu sama. Karena itu, sebelum mengurus dokumen, tanyakan terlebih dahulu kepada lembaga tempat perkawinan akan dicatat. Jika Anda sedang mempersiapkan beberapa dokumen sekaligus, jasa penerjemah dokumen dapat digunakan untuk membantu menerjemahkan dokumen pribadi dan administrasi yang memang dipersyaratkan.
Apakah Surat Keterangan Belum Menikah Harus Diterjemahkan?
Jika SKBM berbahasa Indonesia sementara lembaga tujuan hanya menerima dokumen dalam bahasa tertentu, maka terjemahan dapat diperlukan. Contohnya, Anda akan menikah di negara yang meminta seluruh dokumen asing dalam bahasa Inggris. SKBM yang masih menggunakan bahasa Indonesia perlu disertai versi bahasa Inggris sesuai standar yang diminta.
Hal yang sama berlaku jika negara tujuan meminta bahasa Jerman, Prancis, Belanda, atau bahasa lainnya. Namun, jangan langsung menerjemahkan dokumen sebelum mengetahui ketentuannya. Ada kemungkinan lembaga tujuan:
- Menerima bahasa Inggris
- Mengharuskan bahasa resmi negara tersebut
- Meminta certified translation
- Meminta sworn translation
- Hanya menerima penerjemah tertentu
- Meminta dokumen terlebih dahulu mendapatkan Apostille
Karena perbedaannya cukup besar, pengecekan awal dapat menghindari proses terjemahan ulang.
Apakah Harus Menggunakan Penerjemah Tersumpah?
Untuk dokumen resmi, penggunaan penerjemah tersumpah sering menjadi pilihan ketika pihak penerima meminta sworn translation atau bentuk terjemahan resmi. Penerjemah tersumpah menerjemahkan isi dokumen dan memberikan pengesahan sesuai kapasitas resminya.
Ini berbeda dengan terjemahan biasa yang hanya memindahkan informasi dari satu bahasa ke bahasa lain tanpa pengesahan penerjemah. Untuk kebutuhan Indonesia-Inggris, Anda dapat menggunakan jasa penerjemah bahasa Inggris tersumpah. Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Status penerjemah yang diterima bisa berbeda menurut negara.
Misalnya, suatu kantor catatan sipil dapat menerima hasil penerjemah tersumpah dari Indonesia. Namun, lembaga lain mungkin meminta penerjemah yang terdaftar pada sistem resmi negara tersebut. Karena itu, tanyakan secara spesifik “Apakah terjemahan dari sworn translator Indonesia dapat diterima?” Pertanyaan sederhana tersebut dapat menghindari kesalahan memilih penerjemah.
Dokumen Apa yang Biasanya Mendampingi SKBM?
Surat Keterangan Belum Menikah biasanya bukan satu-satunya dokumen yang dibutuhkan. Untuk persiapan menikah di luar negeri, beberapa dokumen berikut juga mungkin diminta:
1. Akta Kelahiran
Akta kelahiran digunakan untuk menunjukkan informasi seperti nama, tempat dan tanggal lahir, serta identitas orang tua. Jika masih berbahasa Indonesia, cek apakah perlu diterjemahkan.
2. Kartu Keluarga
KK dapat menjadi dokumen pendukung untuk menunjukkan data keluarga. Jika dibutuhkan untuk administrasi luar negeri, tersedia juga jasa penerjemah Kartu Keluarga.
3. KTP dan Paspor
Paspor umumnya sudah menggunakan format internasional, sedangkan KTP masih didominasi bahasa Indonesia. Jika KTP masuk dalam checklist, cek apakah penerjemahan diminta.
4. Akta Cerai
Jika calon pengantin pernah menikah dan telah bercerai, statusnya tentu bukan “belum pernah menikah”. Dalam kondisi tersebut, pihak luar negeri dapat meminta akta cerai atau putusan perceraian sebagai bukti bahwa perkawinan sebelumnya telah berakhir.
5. Akta Kematian Pasangan
Jika perkawinan sebelumnya berakhir karena pasangan meninggal dunia, akta kematian dapat diminta sebagai dokumen pendukung. Karena itu, jenis surat status perkawinan harus sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Apakah SKBM Perlu Apostille?
Selain penerjemahan, pihak luar negeri juga dapat meminta Apostille. Apostille dan terjemahan mempunyai fungsi berbeda. Terjemahan membuat isi dokumen dapat dipahami dalam bahasa yang diterima pihak tujuan. Sementara Apostille berkaitan dengan autentikasi unsur resmi pada dokumen publik untuk digunakan dalam konteks internasional tertentu.
Artinya, sebuah SKBM bisa saja membutuhkan:
- Terjemahan saja
- Apostille saja
- Apostille dan terjemahan
- Proses legalisasi lain
Tergantung negara dan instansi yang menerima dokumen. SKBM sendiri termasuk jenis dokumen yang memang pernah diajukan melalui layanan Apostille Indonesia untuk kebutuhan perkawinan di luar negeri. Karena itu, apabila pihak tujuan meminta Apostille, periksa pula apakah pejabat yang menandatangani SKBM dapat diverifikasi dalam proses tersebut.
Jika masih bingung dengan urutannya, baca panduan Apostille atau Terjemahan Dulu? Begini Urutannya.
Apostille Dulu atau Terjemahan SKBM Dulu?
Tidak ada satu urutan yang berlaku untuk semua negara. Jika negara tujuan meminta Apostille pada dokumen asli Indonesia, biasanya dokumen asli perlu diproses sesuai ketentuan Apostille terlebih dahulu. Setelah itu, dokumen beserta informasi Apostille dapat diterjemahkan apabila pihak tujuan menginginkan seluruh informasi tersedia dalam bahasa mereka. Namun, skenario lain juga dapat berlaku. Karena itu, urutannya sebaiknya ditentukan setelah Anda mengetahui persyaratan dari lembaga tujuan. Jangan hanya mengikuti pengalaman orang lain karena menikah di negara berbeda dapat berarti prosedur yang berbeda pula.
SKBM Diterjemahkan ke Bahasa Apa?
Bahasa yang digunakan mengikuti persyaratan negara tujuan. Jika lembaga tujuan menerima bahasa Inggris, SKBM dapat diterjemahkan ke bahasa Inggris. Namun, ada negara yang mungkin meminta bahasa resminya, seperti:
- Bahasa Jerman
- Bahasa Prancis
- Bahasa Belanda
- Bahasa Spanyol
- Bahasa Mandarin
- Bahasa Jepang
- Bahasa lainnya
Jika Anda akan menikah di Jerman, misalnya, periksa apakah Standesamt atau kantor catatan sipil setempat menerima dokumen bahasa Inggris atau meminta terjemahan bahasa Jerman. Jangan otomatis menganggap bahasa Inggris selalu cukup.
Apakah SKBM Memiliki Masa Berlaku?
Ini juga perlu diperhatikan. Surat yang menjelaskan status seseorang saat ini berbeda dengan dokumen permanen seperti akta kelahiran. Karena status perkawinan dapat berubah, lembaga di luar negeri dapat meminta SKBM yang diterbitkan dalam periode tertentu sebelum tanggal pengajuan atau pernikahan. Batas waktunya tidak universal.
Ada lembaga yang menentukan dokumen harus relatif baru, sementara ketentuannya dapat berbeda di tempat lain. Karena itu, jangan terlalu cepat mengurus SKBM jika tanggal pernikahan masih cukup lama. Tanyakan terlebih dahulu apakah pihak tujuan menetapkan batas usia dokumen.
Jangan Salah Menyamakan SKBM dengan Certificate of No Impediment
Hal ini penting terutama untuk SEO sekaligus membantu pembaca agar tidak salah prosedur. Surat Keterangan Belum Menikah dan Certificate of No Impediment (CNI) sering digunakan dalam pembicaraan mengenai pernikahan internasional. Tetapi keduanya tidak sebaiknya otomatis dianggap sebagai dokumen yang identik.
SKBM pada dasarnya menjelaskan status perkawinan berdasarkan dokumen dan kewenangan penerbitnya. Sementara Certificate of No Impediment dalam suatu negara dapat memiliki arti bahwa tidak terdapat hambatan hukum tertentu untuk melangsungkan perkawinan. Jika kantor pernikahan di luar negeri secara spesifik meminta Certificate of No Impediment, tanyakan:
- Siapa yang harus menerbitkannya?
- Apakah SKBM Indonesia dapat digunakan?
- Apakah perlu dokumen tambahan?
- Apakah perlu Apostille?
- Bahasa apa yang harus digunakan?
Jangan hanya mengganti judul SKBM menjadi “Certificate of No Impediment” melalui terjemahan.
Urutan Menyiapkan SKBM untuk Luar Negeri
Supaya lebih aman, gunakan tahapan berikut:
- Tentukan negara dan kota tempat menikah.
- Hubungi kantor yang akan mencatat perkawinan.
- Minta daftar dokumen resmi.
- Pastikan jenis bukti status perkawinan yang diminta.
- Urus SKBM dari instansi yang sesuai.
- Periksa apakah membutuhkan Apostille.
- Pastikan bahasa yang diterima.
- Tanyakan jenis penerjemah yang diakui.
- Lakukan Apostille dan penerjemahan sesuai urutan yang diminta.
- Periksa kembali nama, tanggal lahir, dan data lain sebelum menyerahkan dokumen.
Langkah tersebut lebih aman dibanding langsung menerjemahkan dokumen tanpa mengetahui persyaratan sebenarnya. Jika sudah mendapatkan persyaratan dari negara tujuan, Solusi Penerjemah dapat membantu penerjemahan SKBM maupun dokumen pribadi lainnya untuk kebutuhan pernikahan, visa, keluarga, dan administrasi internasional. WhatsApp kami +628999045858
FAQ
Apakah Surat Keterangan Belum Menikah harus diterjemahkan untuk menikah di luar negeri?
Jika pihak tujuan tidak menerima bahasa Indonesia, terjemahan ke bahasa yang dipersyaratkan dapat diperlukan.
Apakah SKBM harus menggunakan penerjemah tersumpah?
Tergantung ketentuan lembaga penerima. Jika diminta sworn atau certified translation, pastikan jenis penerjemah yang digunakan memenuhi persyaratan tersebut.
Apakah SKBM perlu Apostille?
Bisa diperlukan jika negara atau lembaga tujuan meminta autentikasi Apostille terhadap dokumen tersebut.
Apakah SKBM sama dengan Certificate of No Impediment?
Belum tentu. Nama, fungsi hukum, penerbit, dan persyaratannya dapat berbeda. Konfirmasi dengan kantor pencatatan perkawinan di negara tujuan.
Apakah SKBM mempunyai masa berlaku?
Lembaga tujuan dapat meminta surat status perkawinan yang masih baru. Batas waktunya mengikuti ketentuan masing-masing instansi.
Sebaiknya Apostille atau terjemahan dulu?
Tergantung persyaratan penerima. Jika Apostille diminta pada dokumen asli, proses autentikasi biasanya perlu diperhatikan sebelum menentukan tahap penerjemahan.
Penulis merupakan bagian dari tim editorial yang berfokus pada penyusunan konten informatif, edukatif, dan relevan berdasarkan perkembangan terbaru di bidang terkait. Setiap artikel disusun melalui proses riset dan peninjauan untuk membantu pembaca memperoleh informasi yang lebih jelas dan mudah dipahami.














